Mengoperasikan MySQL Server


Setelah anda memahami tipe-tipe data dalam database anda tidak serta merta bisa langsung membuat tabel namun terlebih dahulu harus membuat wadahnya yaitu database. Pada sesi ini akan dibahas operasi-operasi dasar dalam menyiapkan database yang dikemudian haria kan diisi dengan tabel-tabel buatan anda.

A. Mengecek dan menjalankan server database
Untuk mengecek dan memastikan apakah database sudah berjalan, maka anda bisa mengeceknya dengan langkah sebagai berikut :
1. Klik START --> All Programs --> XAMPP for Windows --> XAMPP Control Panel.
JIka tampak seperti pada gambar dibawah berarti MySQL sedang dalam keadaan tidak jalan (off) :

Untuk menjalankannya klik tombol start sampai berubah menjadi stop dan tampil tulisan RUNNING pada baris MySQL, sehingga akan tampak seperti pada gambar dibawah ini :


Jika MySQL sudah jalan seperti pada tampak diatas maka anda siap bekerja di MySQL

B. Menjalankan client tool untuk bekerja dalam database server
Untuk mengakses MySQL Server digunakan Client Tools, seperti telah dibahas pada sesi sebelumnya, maka kali ini akan kita pelajari satu jenis Client Tools yaitu jenis Command line interface dimana tool yang digunakan adalah mysql yang merupakan bawaan dari MySQL server.

Untuk memulai menjalankan mysql client tool berikut langkahnya :
1. Klik Start --> Run

2. Ketik perintah berikut :
c:\xampp\mysql\bin\mysql -u root
lihat gambar berikut :


3. Temudian tekan tombol enter, apabila berhasil maka anda akan langsung dibawa kearea kerja MySQL seperti tampak pada gambar berikut :



Nah, disanalah anda akan memberikan perintak kepada MySQL server menggunakan mysql Client Tool untuk membuat, menghapus, menampilkan database, tabel dan lain-lain, kesemuanya menggunakan perintah baris diketik secara manual dan haris hafal serta faham sebagai besar perintah-perintah SQL dasar.

C. Membuat database
Setelah anda login ke MySQL Server dengan mysql client tool saatnya anda memulai membuat database, misal membuat database dengan nama latihan, maka perintahnya :



Jika berhasil membuat database maka akan tampak pesan berhasil (Query OK, 1 row affected(0,0x sec)). Perhatikan pada command line diatas, Perintah yang ditulis dengan huruf besar merupakan ketentuan dari SQL (meskipun dengan huruf kecil pun tidak maslah) sehingga tidak boleh kurang satu huruf pun sedangkan perintah yang menggunakan huruf kecil dalam hal ini nama database terserah anda , ganti sesuai dengan keperluan anda.

Sekarang anda perhatikan bagaimana apabila kita melakukan kesalah pengetikan perintah misal seharusnya CREATE anda ketik CRETE, maka hasilnya akan tampak pada gambar dibawah ini :



dari gambar diatas anda diberitahu bahwa terjadi error pada bari ke 1 (line 1) dekat perintah 'CRETE DATABASE', maka disanalah kesalahan yang anda lakukan.

D. Menampilkan database yang telah dibuat
Setelah membuat database, tentunya kita akan mengecek apakah sudah tersimpan atau belum database yang kita buat, atau sekedar mengecek apakah database yang akan kita buat sudah ada atau belum ? untuk menampilkan daftar database yang terdapat di server database maka perintah yang digunakan adalah :



Dari gambar diatas tampak bahwa di server MySQL terdapat 6 database, jika anda membuat database dengan perintah CREATE DATABASE menggunakan nama database yang telah anda, dijamin perintah anda akan error karena database nya telah ada, dan tidak akan menimpa database yang lama.

E. Membuka dan menggunakan database yang telah dibuat.
Setelah anda membuat database dan mengetahui database apa anda, sekarang saatnya menggunakan database yang telah anda buat dengan kata lain membuka database untuk diisi tabel/data, dalam hal ini kita akan membuka / menggunakan database latihan maka perintahnya adalah :


F. Mengecek database yang sedang aktif / sedang dibuka.
Untuk memahami contoh pada bagian ini maka penulis akan ilustrasikan sebagai berikut, misal anda sudah dan sedang bekerja dengan database latihan, tiba-tiba anda harus pergi meninggalkan komputer tempat anda bekerja untuk berjam-jam lamanya. Setelah itu anda akan kembali lagi ke depan komputer anda dan mungkin anda akan bertanya...'saat ini saya sedang membuka database apa ???' nah untuk mengetahui database yang sedang dibuka / digunakan maka perintah yang harus diberikan adalah :



Apabila anda memberikan perintah SELECT DATABASE() tanpa memberikan perintah USE terlebih dahulu maka layar monitor akan memberikan hasil :



dari gambar diatas artinya anda belum membuka / menggunakan satu database apapun.

G. Menghapus database yang telah dibuat
Adalakalnya kita salah membuat database, atau bahkan database tersebut sudah tidak dibutuhkan tentunya untuk menghemat ruang hardisk maka kita akan menghapus database tersebut, namun ingat proses menghapus database adalah aktifitas 'ONE WAY TICKET' artinya pekerjaan anda tidak akan bisa dibatalkan sekali dihapus maka database tidak bisa dikembalikan !
Adapun perintah untuk menghapus database adalah :



Sekian materi operasi database untuk sesi kali ini, sesi berikutnya akan membahas tentang operasi tabel.

Kirim Komentar

Nama
Email
Website
Komentar
Validasi
Ketik ulang Kode berikut pada kotak diatas
Terdapat 0 komentar untuk artikel ini !